QURAN HADIS
Artikel

Hukum Muslim Ucapkan Imlek

PERAYAAN Tahun baru China atau imlek konon sudah dirayakan sejak ribuan tahun lalu secara turun temurun, dimulai sejak Dinasti Huang Ti. Meskipun begitu, di Indonesia masih saja terjadi konroversi tentang mengucapkan selamat Imlek bagi umat muslim.

Menurut Ustadz Fauzan Amin selaku Ketua Umum Ikatan Sarjana Quran Hadist atau ISQH, hukum mengucapkan selamat imlek sama dengan mengucapkan selamat natal. Namun, ada dua pendapat yaitu haram dan boleh-boleh saja.

“Secara implisit sebenarnya tidak ada dalil berupa ayat ataupun hadist yang secara langsung menyebutkan bahwa mengucapkan selamat imlek atau agama lain selain Islam hukumnya haram,” Ujar Ustadz Fauzan saat diwawancarai melalui pesan whatsapp.

Karena hal tersebut tidak memiliki sebuah dalil secara langsung maka timbul banyak tasir mengenai hal tersebut, yaitu:

Haram 

Mengucapkan selamat imlek hukumnya haram karena perayaan tersebut bagian dari syiar-syiar agama mereka yang non muslim. pendapat tersebut diberikan oleh kelompok ahli dhohir, tektualis, konservatif dan ulama seperti Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim dan para pengikutnya seperi Syeikh Ibn Baaz, Sdan yeikh Ibnu Utsaimina. Fatwa tersebut berlaku pada semua agama selain islam.

Memperbolehkan

Ulama kontemprer justru berpendapat sebaliknya. Mereka membolehkan mengucapkan selamat Hari Natal. Di antaranya pendapat Syeikh Yusuf Al Qaradhawi dan Syaik Mohamad Rasyid Ridha bahwa perubahan kondisi global, menjadikan pendapat dirinya berbeda dengan Ibnu Taimiyah di dalam mengharamkan pengucapan selamat hari-hari Agama selain Islam.

Yusuf al Qaradhawi membolehkan pengucapan itu dengan syarat orang-orang nasrani atau non-muslim lainnya adalah orang-orang yang cinta damai terhadap kaum muslimin, terlebih lagi apabila ada hubungan khusus antara dirinya yang non-muslim dengan seorang muslim seperti kerabat dekat, tetangga, dan teman kerja.

Meskipun demikian, Ormas Islam di Indonesia belum ada yang secara langsung mengatakan haram ataupun memperbolehkan. Pendapat MUI sendiri, mengacu pada fatwa mengucapkan selamat natal dan menggunakan atribut dan ikut perayaan non-muslim hukumnya haram. Sedangkan NU dan Muhammadiyah belum menemukan fatwa resmi tentang imlek.

Related posts

Semangat Mencintai Al-Quran

adminISQH

Tuhan dalam Gemuruh Politik

adminISQH

Pertemuan Grand Syaikh al-Azhar dan Majelis Hukama’ al-Muslimin di Jakarta

adminISQH

Leave a Comment