QURAN HADIS
Tauhid

Kembali Fitrah; Dedy Corbuzier Diberi Nama Islami Oleh K. Ma’ruf Amin Saat Menjadi Mu’allaf

Usai resmi menjadi mualaf, biasanya seseorang langsung diberi nama Islami oleh para ulama. Seperti yang dialami Deddy Corbuzier, ketika bertemu Kyai Ma’ruf Amin setelah membaca dua kalimat syahadat Jumat lalu.

Deddy Corbuzier dapat nama baru islami dari Kyai Ma’ruf Amin yang penuh makna. Ada dua nama yakni Ahmad atau Muhammad, yang sesungguhnya punya arti nama.

Bukan hanya Deddy Corbuzier, pemberian nama islami selalu disematkan untuk para mualaf. Seperti halnya Mike Tyson, saat pertama kali memeluk agama Islam.

Nah, soal pemberian nama islami kepada mualaf, Ustadz Fauzan Amin akan menjelaskan lebih lanjut. Sepenting apa ya penyematan nama baru untuk para mualaf tersebut?

Ustadz Fauzan Amin mengatakan, di dalam Islam, nama seorang Muslim itu adalah doa. Bahkan terkadang menjadikan gairah hidup dan motivasi oleh nama sendiri.

“Perlu kita ketahui bahwa mengganti nama seorang mualaf hukumnya tidaklah wajib. Hanya saja ulama mengambil tindakan yang lebih afdol,” tutur Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone kemarin.

Bahkan pentingnya sebuah nama itu berlaku sampai kelak manusia akan dipanggil di akhirat, dengan namanya tersebut. Jika nama seseorang jelek, apakah tidak malu di hadapan Allah kelak?

Sebagaimana hadits berikut:

عن أبي الدرداء رضي الله عنه قال : قال رسول الله (صلى الله عليه وسلم) : ” إنكم تدعون يوم القيامة بأسمائكم وأسماء آبائكم فأحسنوا أسماءكم “.

Dari Abu Darda Ra berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Sungguh kalian semua akan dipanggil pada hari Kiamat dengan nama-nama kalian dan nama-nama ayah kalian. Maka dari itu, perbaguslah nama-nama kalian (Muhyiddin Abu Zakariya An-Nawawi, Al-Adzkarun Nawawi, 411)

Sementara itu, bagaimana dengan tradisi umat Islam terutama, ketika mengganti nama mualaf dengan nama yang berciri khas Islam, seperti Abdullah, Abdurrahman, Ahmad atau Muhammad?

“Dalam sebuah hadits nama-nama tersebut adalah sebaik-baik nama yang disukai Allah SWT. Rasul menganjurkan agar memberi nama-nama yang disukai oleh Allah SWT. Yaitu Abdullah, Abdurrahman, Ahmad, Muhammad, atau nama-nama para nabi lainnya,” beber Ustadz Fauzan Amin.

Dalam sebuah hadist:

عن أبي وهب الجشمي الصحابي رضي الله عنه قال : قال رسول الله (صلى الله عليه وسلم) : ” تسموا بأسماء الأنبياء ، وأحب الأسماء إلى الله تعالى : عبد الله وعبد الرحمن ، وأصدقها : حارث وهمام ، وأقبحها : حرب ومرة

Dari Abi Wahb Al-Jusyami RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Berilah nama (kepada anak-anakmu) dengan nama-nama para nabi, dan nama-nama yang paling disukai oleh Allah SWT adalah Abdullah dan Abdurrahman. Sedangkan yang pertengahannya adalah Haris dan Hammam. Adapun nama yang paling jelek adalah Harb dan Murrah. (Abu Dawud, Sunan Abu Dawud)

Karenanya, ketika Anda menemui seorang mualaf dengan nama baru yang berunsur Islami tidak usah bertanya-tanya. Selain itu, nama dianggap sebagai doa dan maknanya mencerminkan diri seseorang.

Tulisan ini telah diterbitkan oleh okezone.com

Leave a Comment